Selamat
datang sobat blogger semuanya, kali ini saya akan membagikan cerita pengalaman
saya yang tidak pernah saya lupakan hingga anak cucu nanti hehehe .. saat
mendaki gunung atap langit sumatera utara (SINABUNG) yang lagi erupsi abu
vulkanik ,baiklah langsung saja kita mulai cekkidot ....>>
Sore
itu tanggal 14 September 2013 saya dan teman teman saya mulai sibuk menyiapkan
perbekalan yang ingin di bawa ke sinabung rencana ini memang sudah di
rencanakan lamaa kepada teman teman saya yang kebetulan sesama mahasiswa di
salah satu perguruan tinggi di medan , setelah semuanya ready kami putuskan
untuk berjumpa dan kumpul di salah satu rumah teman kami pada pukul 18:00 wib
Bg yudi namanya dia mantan ranger sinabung Bg yudi juga membawa satu tetangga
rumahnya yaitu Vicky,seperti biasa jika kami ingin berkumpul pasti jam nya
selalu molor 1jam dari yang ditetapkan seblumnya hahahaha .. tepat pukul 19:00 baru pada
berdatangan satu persatu ,inilah team kami
yang hiking ke sinabung
\ Angga
IndrA
Yahya
Ewin
Yoki (saya sendiri hehe)
Chandra
Guntur
Rezha
Vicky
Yudi
Kebetulan si Indra mambawa dua teman tetangga rumahnya
juga yaitu Guntur dan Rezha jadi pas 10 personil kami berangkat ke sinabung
pada pukul 19:30 wib setela brifing sejenak mambahas konteks jalan , kami
langsung memutar tuas gas sepeda motor kami masing masing kebetulan saat itu
kami berangkat dengan sepedamotor hehehee biar keren ada 5 sepedamotor yamg
ready saat itu dan semuanya berpasangan (boncengan) si Indra dgn Rezha, si
Angga dgn Guntur, si Chandra dgn bg Yudi, si Ewin dgn Yahya, saya sendiri dgn
Vicky. Saat itu kami mengambil arah dari Jl.Setia Budi Medan ,sempat terjadi
kebingungan antara kami semua yang mana dua sepeda motor terpisah dari kami
yaitu si Indra dgn Rezha, dan si Angga dgn Guntur, maklumlah namanya Medan
kebetulan pula malam minggu jadi jalanan ramai padat jadi kami tidak bisa rapat
satu sama lain saat mengendarai, setelah itu kami putuskan untuk menunggu
mereka di salah satu Spbu di daerah jl.setia budi ujung lewat simp,pemda cukup
lama juga kami menungggu mereka hampir setengah jam lebih dan setelah contact
contactkan dengan hp barulah sekitar pukul 20:30 wib lebih satu persatu dari
mereka pada datang dan kebetulan pas di spbu kami pun pada ngisi BBM sepeda
motor kami masing masing setelah selesai kami lanjutkan perjalanan kami kembali
menuju tanah karo dengan sebelumnya singgah di salah satu Indomaret daerah
pancur batu guna membeli perbekalan kami seperti kue kue kering dan air .
Titik awal peristirahatan pertama saat itu adalah di
Penatapan (kalau oarang medan bilang bakaran jagung) soalnya memang di sana
banyak kios yang menjajakan jagung bakar maupun rebus sembari menikmati
keindahan dari ketinggian kebetulan saat itu kami bejumpa dengan 2 teman bg Yudi yang merupakan Ranger Gunung
Sinabung dan kebetulan mereka memang ingin kesana juga ,tapi saya lupa namanya
hehehe yang jelas mereka berdua terlihat memang seperti bocah survival dari
segi pakaian dan style heheheh
Kami beristirahat sejenak disana dgn manghabiskan
sebatang rokok samsu karena memang udara disana memang super dingin, setelah
bercanda tawa guna melepas capek saat mengendarai selama 1 jam lebih dari Medan
,kira kira 20 menit di penatapan kami melanjutkan perjalanan kami langsung ke
danau lau kawar yang merupakan kaki gunung sinabung, pukul 21:35 kami dari
penatapan berangkat dan tiba di kota Berastagi tepat pukul 22:30 kami
memutuskan mengisi BBM lagi di salah satu spbu di kota berastagi mengingat
jalan masuk dari kota berastagi ke danau lau kawar memang cukup jauh yang
memakan waktu normal yaitu 1 jam stengah, setelah semua selesai mengisi bbm
kami langsung berangkat menuju danau lau kawar mengingat waktu sudah cukup
malam dan jadwal pendakian kami pada pukul 00:00 tepat harus sudah mulai
mendaki.
Di tangah perjalanan menuju danau lau kawar sang
gunung sinabung pun mulai nampak meski di tengah gelapnya malam dengan bantuan
cahaya bulan sedikit itu pun membuat semangat kami terpacu untuk ingin segera
sampai ke kaki gunung sinabung yaitu danau lau kawar setelah satu jam setengah
dari kota berastagi akhirnya kami sampai ke tepian danau lau kawar yang indah
dengan sedikit cahaya bulan menyinari airnya seakan akan bersinar kemilauan
mamaksa kami ingin segera kesana <setelah tiba di pintu masuk kami di stop
dengan petugas setempat guna memabayar biaya retribusi masuk + parkir sepeda
motor yaitu Rp4000 per kepala masih wajar lah itu hehehe,.... kami mencari
warung guna melepas capek sejenak dan untuk parkir sepeda motor kami tetapi
setelah melihat jam tangan wahhh kami terkejut tepat pukul 00:05 wib kami tiba
yang sebelumnya kami sedah mulai mendaki yaitu pada pukul 00:00 wib,
yasudahhhlahhh waktu memang tidak bisa di kembalikan akhirnya kami putuskan
sekitar pukul 00:40 kami mulai mendaki ,sebelum iru ka mi makan dan minum teh
hangat dahulu di salah satu warung di danau lau kawar sembari melepas capek
,seperti biasa canda dan tawa guyonan kami di sana melepas heningnya malam.
Setelah selesai
makan dan mengisi energi kami mulai
mempersiapkan alat alat yang di butuhkan saat mendaki malam seperti yang paling
vital pertama adalah senter ,pakaian lapis lapis hehehe karena dingin, tenda,
dan semua yang di butuhkan setelah tepat pukul
00:40 ( hari minggu 15 september 2013)
kami di panggil oleh bg Yudi yang merupakan leader kami saat mendaki
nanti “Ok semuanya Kita Berangkat ..... !!!”
kami pun bergegas dan brifing sejenak di luar dengan bg yudi dan berdoa serta satukan tekad dan nyali
kami semuanya dalam satu nyawa !! hanya satu tujuan yaitu puncak atap langit
sumatera utara hehehe caahyyooo...... mengingat medan yang di lalui akan sangat
menyiksa otot kai dan tangan jujur ini
pengalaman pertama kami semua mendaki sinabung kecuali bg Yudi karena dia
mantan Ranger sinabung yang sudah berulang kali kesana ... setelah selesai semuanya kami mulai
melangkahkan kaki kami untuk mendaki, pertama kita masih di suguhkan dengan
jalanan aspal sedikit yang sudut kemiringannya lumayan hehehe setelah itu kita
mulai memasuki perkebunan masyarakat sekitar gunung yaitu kebun Kol,cabe dll
tak lama kemudian kami memasuki Pintu rimba semak belukar dan di sini saya
mulai berfikir “inilah diaaaa yang di nanti” hehehe saat itu bg Yudi memimpin
perjalanan kami paling depan karena kita mendaki pada malam hari maka senterlah
yang menjadi arah mata kami melihat, Semakin lama kami berjalan selangkah demi
selangkah melewati hutan tropis khas indonesia yng lembab dan dingin ,maklum
karena pendakian kami lakukan pada malam hari , karena baru pertama kali ini
kami mendaki sinabung maka stamina kami serasa di sedot habis dengan medan yang
cukup ekstrim, maka dari itu bg Yudi selaku ranger kami memutuskan untuk melakukan
pendakian dengan teknik 15>5(lima belas lima) yang berarti 15 belas menit
jalan 5 menit break hahaha.a maklulah, hampir 2,5 jam kami berjalan masih
melewati hutan yang semakin lama semakin ekstem pula medannya dengan akar akar
pohon yang mencuat keluar dari tanah, sela sela pohon tumbang kami lewati dan
lorong lorong semak belukar kami lalui seakan akan tak habis habis dan tak
berujung tapi itu semua tak mematahkan semangat kami ,yang ada di benak kami
saat itu adalah Puncak puncak dan Puncak hehee .... di sela sela waktu break
kamimsempatkan untuk berfoto ria dahulu walaupun wajah kecapean kami terkadang
gk layak ada di depan kamera digital saya (pinjaman) hehehe
Rasa dingin kala itu tak terbendung lagi ketika kita
berbicara pun seakan akan sedang merokok mengeluarkan asap dari mulut dan
hidung tapi terkadang kami bersenda gurau melepas capek dan mendongrak semangat
kami untuk tetap kuat mendaki , salah seorang teman mengatakan puncak tidak
lama lagi kira kira setengah jam lagi
,ada yang bilang sekitar lima belas menit lagi hahahaha.a padahal menurut saya
masih 2 jam lebih lagi baru nyampek kesana....
Ketika
itu krang lebih sekitar pukul 03:00 wib
15 september 2013 kami masih berada di tengah perjalanan yaitu hutan dengan
akar akar pohon yang mencuat serta didnding dinding pohon di hiasi lumut hijau saat
itu saya mendengar suara pesawat terbang seakan akan melintas di atas sinabung
,tapi itu tak saya hiraukan karena saya pikir memang pesawat itu hehehe ,tak
lama kamiberjalan ketika itu kami berjumpa
satu tim pendaki yang kira kira jumlahnya saat itu 9 orang mereka turun
dan berpapasan dengan kami salah satu dari kami bertanya “bang kok udah turun?”, lalu salah pemimpin mereka paling depan
menjawab” ia bang abu diatas tebal
sekali,tadi kami sempat juga merasakan gempa vulkanik,klen ngrasain gempa itu
gk bg”?, di balik bertanya dan teman kami menjawab “Tidak bg” mereka menyarankan kami untuk turun tetapi kami
memutuskan untuk tetap naik mengingat saat itu mungkin masih dini hari
jadi masih tebal sekali kabut di atas
saat itu juga kami putuskan untuk sampai dahulu di shelter 3 ( peristirahatah
pendakian) yang merupakan vegetasi hutan pandan raksasa yang entah apa nama
ilmianya yang pasti bentuknya seperti pandan hehehhe setelah berjalan terus
menerus tepat pukul 04:15 wib kami tiba di shelter 3 tersebut di sana kami
berjumpa dengan team pendaki juga ,yang kala itu mereka lagi buka tenda camp
disana saat kami sampai mereka nampak sedang packing untuk turun mungkin mereka
sudah dari kemaren sudah berada di puncak dan beristirahat di shelter 3 ,
Saat kami sampai segeralah kami meregangkan otot otot kaki dan disanalah terdapat sumber air yang dapat langsung di minum , biasanya disinilah stock air minum di perbanyak oleh para pendaki pendaki mengingat tidak ada lagi sumber air di atas nanti ,saat itu kami ada yang mengisi persediaan air minum ada yang sibuk mencari rokok guna melepas dingin ada yang tidur hahahaha,a sudah begini pun tak lepas dari jepretan kamera
Hampir 1 jam kami beristurahat di shelter 3 ini semakin lama
diam semakin menusuk tulang pula udara dingin sinabung, saat kami beristirahat
ada semacan butiran butiran halus yang seakan akan jatuh dari langit itu merupakan abu vulkanik
yang tadinya kami rasa itu hal yang wajar mengingat jumlahnya tidak terlalu
banyak dan terhalang rimbunnya vegetasi tumbuhan disana ,tepat pukul 05:15 wib
15 desember 2013 kami putuskan untuk melnjutkan kembali pendakian mengingat
cahaya pagi sudah terlihat menembus rimbunnya sela sela tumbuhan disana dan
langit yang hitam sudah berubah menjadi kebiruan menandakan sang fajar telah
datang,tak lama kami berjalan kami berjumpa kembali sama satu team pendaki yang
hendak turun ada beberapa oarang cewek juga team mereka ,kami salut dengan
cewek tsb uda cantik tangguh pulak sampai puncak sinabung hahahhaa.a merekan juga mengatakan hal yang sama seperti
pendaki yang kami jumpai turun tadi malam katanya abu tebal sekali,dan terdapat
gempa yang mereka rasakan di atas,tapi emutuskan untuk lanjut mengingat kondisi
au kami rasa tidak terlalu banyak ketika pagi sudah tiba,
Setelah
shelter 3 ini medan yang awalnya terdapat banyak tumbuhan,pohon yang tingggi
kini berubah total yaitu batuan cadas yang curam dan terjal dengan sudut
kemiringan 80 derajat lebih serta tidak ada lagi tumbuhan di sekelilingnya ,ketika
kita berbalik badan nampak lah keindahan danau lau kawar dari ketinggian dan
jajaran bukit barisan yang seakan akan menjadi pagar gunung Sinabung itu semua
mengobati rasa lelah selama pendakian sesekali awan awan melintas di bawah kami
seakan kami ingin menggapai awan tersebut hehehehe, salah seorang teman
memanggil awan kinton saat itu hahhaha ( salah satu awan yang di gunakan
sungoku untuk terbang di serial cartoon jaman SD dulu Dragon ball z) salah satu
gurauan yang membuat kami tertawa terbahak hahahahaha.a
Setelah hampir 1 jam
lebih kami melakukan pendakian di jalur cadas ini maklum lah sedikit jalan
sedikit istirahat mengingat medan yang di suguhkan di sini cukup memaksa kami
bertumpu tangan berjalan merayap bak cicak cicak di dinding hahahah.a banyak
orang mengatakan ini adalah jalur patah hati dimana rasa penyesalan mengapa
melakukan pendakian dirasakan hehehehe .e tetapi kami tidak sama sekali malah
ini menambah semangat kami guna mencapai puncak., ketika kami merayap terus
menerus tercium lah aroma belerang nahhh !! itu tandanya puncak tak lama lagi ...
Kamipun terus merayap di lintasan patah hati ini dan YEEEAAHHH nampak lah
Puncak Gn Sinabung 2460mdpl , seakan akan kami lupa rasa lelah keetika
menapakan kaki di ketinggian yang mewakili ketinggian di seliruh sumatera utara
ini ,kemana mata memandang terlihat jelas segala penjuru Tanah Sumatera utara
,nampak disana Kota Berastagi, dan gugusan Bukit Barisan nan indah permai Jika
cuaca cerah nampaklah pula Kota Medan di kejauhan bahkan Danau
Tetapi Kami Terpaku Pandangan Ke
arah Kawah yang Mengeluarkan Asap Debu Yang Luar Biasa banyaknya ,Kata Bg yudi
selaku ranger kami “wah ini gk seperti
biasanya ni uda di pastikan pasti
sinabung sedaeng erupsi” , Tetapi kami tidak panik saat itu karena memang
kondisi di puncak cukup setabil sesekali suara gemuruh terdengar cukup keras di
telinga, Kami tidak berani berlama-lama di puncak hanya Kurang dari 1 jam kami
di puncak sekedar melepas lelah dan mengambil beberapa momen yang jarang
terjadi ini , tak lama kami di sana
kabut pun mulai menyerbu menutup semua pemandangan indah nan elok dari puncak,
Tetapi kami cukup tercengang dengan team pendaki lain yang 4 orang saja
jumlahnya kalau tidak salah meereka malah sudah berada di puncak sejak malam
tadi dengan buka tenda , salah satu dari kami pun menghampiri mereka dan
bertanya kepada mereka tentang gilanya Abu Vulkanik di atas sini mereka
menjawab sejak malam tadi debu ini mulai keluar kira kira Pukul 02:00 wib lebih,
di puncak sudah tejadi gemuruh dan beberapa gempa vulkanik namun mereka tidak
bergegas turun malah menyaksikannya entah bandel atau tidaknya kami tidak tahu
yang pasti mereka memang TOPP hahaha.a jadi kami pun teringat suara gemuruh
seperti pesawat terbang lewat di atas tadi malam yang kami dengar ketika kami
masih di tengah hutan menuju puncak sekitar pukul 03:00 wib dan kami tanyakan
soal itu ke keempat pendaki yang lebih dahulu sampai ini keetimbang kami dan
jawaban mereka nah itulah suara gemuruh Kawah Sinabung mereka tertawa dan
menyebutkan mana ada pesawat melewati jalur gn sinabung ini kata mereka hahaha...
berarti semacam suara pesawat ...
Tidak lama kami di puncak tepat pukul 07:45 kami memutuska turun . .. da waktu turun pun tidak seperti naik hehehe pastinya lebih cepat . . . sesampai di awah (danau laukawar) kami sudah di tunggu beberapa tim sar dan kepolisian setempat serta wartawan yang hendak meliput kondisi terkini gunung sinabung sontak kami kaget dan mereka langsung tanya tanya banyak kepada kami ,dan kami pun hanya menjawab sebisa kami karena memang lagi pada kecapean hehehe tak lama kami langsung memutuskan pulang . ... itulah sepenggal ceerita yang memang sangat berarti bagi kami . . . setidaknya campur tangan tuhan ada pada kami saat itu dan alhamdullilah kami pulang dengan selamat ...
klik di sini untuk melihat video perjalannanya
http://www.youtube.com/watch?v=G3Q5rNFTpbc