SELAMAT DATANG DI YOKYSHELTER OFFICIAL PAGE

Sabtu, 12 Oktober 2013




                    PENGALAMAN MENDAKI SINABUNG SAAT ERUPSI
            Selamat datang sobat blogger semuanya, kali ini saya akan membagikan cerita pengalaman saya yang tidak pernah saya lupakan hingga anak cucu nanti hehehe .. saat mendaki gunung atap langit sumatera utara (SINABUNG) yang lagi erupsi abu vulkanik ,baiklah langsung saja kita mulai cekkidot ....>>
            Sore itu tanggal 14 September 2013 saya dan teman teman saya mulai sibuk menyiapkan perbekalan yang ingin di bawa ke sinabung rencana ini memang sudah di rencanakan lamaa kepada teman teman saya yang kebetulan sesama mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di medan , setelah semuanya ready kami putuskan untuk berjumpa dan kumpul di salah satu rumah teman kami pada pukul 18:00 wib Bg yudi namanya dia mantan ranger sinabung Bg yudi juga membawa satu tetangga rumahnya yaitu Vicky,seperti biasa jika kami ingin berkumpul pasti jam nya selalu molor 1jam dari yang ditetapkan seblumnya  hahahaha .. tepat pukul 19:00 baru pada berdatangan  satu persatu ,inilah team kami yang hiking ke sinabung

\   Angga

     IndrA
      Yahya
       Ewin
        Yoki (saya sendiri hehe)
         Chandra
          Guntur
            Rezha
             Vicky
              Yudi

Kebetulan si Indra mambawa dua teman tetangga rumahnya juga yaitu Guntur dan Rezha jadi pas 10 personil kami berangkat ke sinabung pada pukul 19:30 wib setela brifing sejenak mambahas konteks jalan , kami langsung memutar tuas gas sepeda motor kami masing masing kebetulan saat itu kami berangkat dengan sepedamotor hehehee biar keren ada 5 sepedamotor yamg ready saat itu dan semuanya berpasangan (boncengan) si Indra dgn Rezha, si Angga dgn Guntur, si Chandra dgn bg Yudi, si Ewin dgn Yahya, saya sendiri dgn Vicky. Saat itu kami mengambil arah dari Jl.Setia Budi Medan ,sempat terjadi kebingungan antara kami semua yang mana dua sepeda motor terpisah dari kami yaitu si Indra dgn Rezha, dan si Angga dgn Guntur, maklumlah namanya Medan kebetulan pula malam minggu jadi jalanan ramai padat jadi kami tidak bisa rapat satu sama lain saat mengendarai, setelah itu kami putuskan untuk menunggu mereka di salah satu Spbu di daerah jl.setia budi ujung lewat simp,pemda cukup lama juga kami menungggu mereka hampir setengah jam lebih dan setelah contact contactkan dengan hp barulah sekitar pukul 20:30 wib lebih satu persatu dari mereka pada datang dan kebetulan pas di spbu kami pun pada ngisi BBM sepeda motor kami masing masing setelah selesai kami lanjutkan perjalanan kami kembali menuju tanah karo dengan sebelumnya singgah di salah satu Indomaret daerah pancur batu guna membeli perbekalan kami seperti kue kue kering dan air .
Titik awal peristirahatan pertama saat itu adalah di Penatapan (kalau oarang medan bilang bakaran jagung) soalnya memang di sana banyak kios yang menjajakan jagung bakar maupun rebus sembari menikmati keindahan dari ketinggian kebetulan saat itu kami bejumpa dengan  2 teman bg Yudi yang merupakan Ranger Gunung Sinabung dan kebetulan mereka memang ingin kesana juga ,tapi saya lupa namanya hehehe yang jelas mereka berdua terlihat memang seperti bocah survival dari segi pakaian dan style heheheh



     

Kami beristirahat sejenak disana dgn manghabiskan sebatang rokok samsu karena memang udara disana memang super dingin, setelah bercanda tawa guna melepas capek saat mengendarai selama 1 jam lebih dari Medan ,kira kira 20 menit di penatapan kami melanjutkan perjalanan kami langsung ke danau lau kawar yang merupakan kaki gunung sinabung, pukul 21:35 kami dari penatapan berangkat dan tiba di kota Berastagi tepat pukul 22:30 kami memutuskan mengisi BBM lagi di salah satu spbu di kota berastagi mengingat jalan masuk dari kota berastagi ke danau lau kawar memang cukup jauh yang memakan waktu normal yaitu 1 jam stengah, setelah semua selesai mengisi bbm kami langsung berangkat menuju danau lau kawar mengingat waktu sudah cukup malam dan jadwal pendakian kami pada pukul 00:00 tepat harus sudah mulai mendaki.
Di tangah perjalanan menuju danau lau kawar sang gunung sinabung pun mulai nampak meski di tengah gelapnya malam dengan bantuan cahaya bulan sedikit itu pun membuat semangat kami terpacu untuk ingin segera sampai ke kaki gunung sinabung yaitu danau lau kawar setelah satu jam setengah dari kota berastagi akhirnya kami sampai ke tepian danau lau kawar yang indah dengan sedikit cahaya bulan menyinari airnya seakan akan bersinar kemilauan mamaksa kami ingin segera kesana <setelah tiba di pintu masuk kami di stop dengan petugas setempat guna memabayar biaya retribusi masuk + parkir sepeda motor yaitu Rp4000 per kepala masih wajar lah itu hehehe,.... kami mencari warung guna melepas capek sejenak dan untuk parkir sepeda motor kami tetapi setelah melihat jam tangan wahhh kami terkejut tepat pukul 00:05 wib kami tiba yang sebelumnya kami sedah mulai mendaki yaitu pada pukul 00:00 wib, yasudahhhlahhh waktu memang tidak bisa di kembalikan akhirnya kami putuskan sekitar pukul 00:40 kami mulai mendaki ,sebelum iru ka mi makan dan minum teh hangat dahulu di salah satu warung di danau lau kawar sembari melepas capek ,seperti biasa canda dan tawa guyonan kami di sana melepas heningnya malam.



Setelah selesai makan  dan mengisi energi kami mulai mempersiapkan alat alat yang di butuhkan saat mendaki malam seperti yang paling vital pertama adalah senter ,pakaian lapis lapis hehehe karena dingin, tenda, dan semua yang di butuhkan setelah tepat pukul  00:40 ( hari minggu 15 september 2013)  kami di panggil oleh bg Yudi yang merupakan leader kami saat mendaki nanti “Ok semuanya Kita Berangkat ..... !!!”  kami pun bergegas dan brifing sejenak di luar dengan bg  yudi dan berdoa serta satukan tekad dan nyali kami semuanya dalam satu nyawa !! hanya satu tujuan yaitu puncak atap langit sumatera utara hehehe caahyyooo...... mengingat medan yang di lalui akan sangat menyiksa otot kai dan tangan  jujur ini pengalaman pertama kami semua mendaki sinabung kecuali bg Yudi karena dia mantan Ranger sinabung yang sudah berulang kali kesana  ... setelah selesai semuanya kami mulai melangkahkan kaki kami untuk mendaki, pertama kita masih di suguhkan dengan jalanan aspal sedikit yang sudut kemiringannya lumayan hehehe setelah itu kita mulai memasuki perkebunan masyarakat sekitar gunung yaitu kebun Kol,cabe dll tak lama kemudian kami memasuki Pintu rimba semak belukar dan di sini saya mulai berfikir “inilah diaaaa yang di nanti” hehehe saat itu bg Yudi memimpin perjalanan kami paling depan karena kita mendaki pada malam hari maka senterlah yang menjadi arah mata kami melihat, Semakin lama kami berjalan selangkah demi selangkah melewati hutan tropis khas indonesia yng lembab dan dingin ,maklum karena pendakian kami lakukan pada malam hari , karena baru pertama kali ini kami mendaki sinabung maka stamina kami serasa di sedot habis dengan medan yang cukup ekstrim, maka dari itu bg Yudi selaku ranger kami memutuskan untuk melakukan pendakian dengan teknik 15>5(lima belas lima) yang berarti 15 belas menit jalan 5 menit break hahaha.a maklulah, hampir 2,5 jam kami berjalan masih melewati hutan yang semakin lama semakin ekstem pula medannya dengan akar akar pohon yang mencuat keluar dari tanah, sela sela pohon tumbang kami lewati dan lorong lorong semak belukar kami lalui seakan akan tak habis habis dan tak berujung tapi itu semua tak mematahkan semangat kami ,yang ada di benak kami saat itu adalah Puncak puncak dan Puncak hehee .... di sela sela waktu break kamimsempatkan untuk berfoto ria dahulu walaupun wajah kecapean kami terkadang gk layak ada di depan kamera digital saya (pinjaman) hehehe






         Rasa dingin kala itu tak terbendung lagi ketika kita berbicara pun seakan akan sedang merokok mengeluarkan asap dari mulut dan hidung tapi terkadang kami bersenda gurau melepas capek dan mendongrak semangat kami untuk tetap kuat mendaki , salah seorang teman mengatakan puncak tidak lama lagi kira kira setengah  jam lagi ,ada yang bilang sekitar lima belas menit lagi hahahaha.a padahal menurut saya masih 2 jam lebih lagi baru nyampek kesana....

   Ketika itu krang lebih sekitar  pukul 03:00 wib 15 september 2013 kami masih berada di tengah perjalanan yaitu hutan dengan akar akar pohon yang mencuat serta didnding dinding pohon di hiasi lumut hijau saat itu saya mendengar suara pesawat terbang seakan akan melintas di atas sinabung ,tapi itu tak saya hiraukan karena saya pikir memang pesawat itu hehehe ,tak lama kamiberjalan ketika itu kami berjumpa  satu tim pendaki yang kira kira jumlahnya saat itu 9 orang mereka turun dan berpapasan dengan kami salah satu dari kami bertanya “bang kok udah turun?”, lalu salah pemimpin mereka paling depan menjawab” ia bang abu diatas tebal sekali,tadi kami sempat juga merasakan gempa vulkanik,klen ngrasain gempa itu gk bg”?, di balik bertanya dan teman kami menjawab “Tidak bg” mereka menyarankan kami untuk turun tetapi kami memutuskan untuk tetap naik mengingat saat itu mungkin masih dini hari jadi  masih tebal sekali kabut di atas saat itu juga kami putuskan untuk sampai dahulu di shelter 3 ( peristirahatah pendakian) yang merupakan vegetasi hutan pandan raksasa yang entah apa nama ilmianya yang pasti bentuknya seperti pandan hehehhe setelah berjalan terus menerus tepat pukul 04:15 wib kami tiba di shelter 3 tersebut di sana kami berjumpa dengan team pendaki juga ,yang kala itu mereka lagi buka tenda camp disana saat kami sampai mereka nampak sedang packing untuk turun mungkin mereka sudah dari kemaren sudah berada di puncak dan beristirahat di shelter 3 ,

 Saat kami sampai segeralah kami meregangkan otot otot kaki dan disanalah terdapat sumber air yang dapat langsung di minum , biasanya disinilah stock air minum di perbanyak oleh para pendaki pendaki mengingat tidak ada lagi sumber air di atas nanti ,saat itu kami ada yang mengisi persediaan air minum ada yang sibuk mencari rokok guna melepas dingin ada yang tidur hahahaha,a sudah begini pun tak lepas dari jepretan kamera





Hampir 1 jam kami beristurahat di shelter 3 ini semakin lama diam semakin menusuk tulang pula udara dingin sinabung, saat kami beristirahat ada semacan butiran butiran halus yang seakan akan  jatuh dari langit itu merupakan abu vulkanik yang tadinya kami rasa itu hal yang wajar mengingat jumlahnya tidak terlalu banyak dan terhalang rimbunnya vegetasi tumbuhan disana ,tepat pukul 05:15 wib 15 desember 2013 kami putuskan untuk melnjutkan kembali pendakian mengingat cahaya pagi sudah terlihat menembus rimbunnya sela sela tumbuhan disana dan langit yang hitam sudah berubah menjadi kebiruan menandakan sang fajar telah datang,tak lama kami berjalan kami berjumpa kembali sama satu team pendaki yang hendak turun ada beberapa oarang cewek juga team mereka ,kami salut dengan cewek tsb uda cantik tangguh pulak sampai puncak sinabung hahahhaa.a  merekan juga mengatakan hal yang sama seperti pendaki yang kami jumpai turun tadi malam katanya abu tebal sekali,dan terdapat gempa yang mereka rasakan di atas,tapi emutuskan untuk lanjut mengingat kondisi au kami rasa tidak terlalu banyak ketika pagi sudah tiba,
                Setelah shelter 3 ini medan yang awalnya terdapat banyak tumbuhan,pohon yang tingggi kini berubah total yaitu batuan cadas yang curam dan terjal dengan sudut kemiringan 80 derajat lebih serta tidak ada lagi tumbuhan di sekelilingnya ,ketika kita berbalik badan nampak lah keindahan danau lau kawar dari ketinggian dan jajaran bukit barisan yang seakan akan menjadi pagar gunung Sinabung itu semua mengobati rasa lelah selama pendakian sesekali awan awan melintas di bawah kami seakan kami ingin menggapai awan tersebut hehehehe, salah seorang teman memanggil awan kinton saat itu hahhaha ( salah satu awan yang di gunakan sungoku untuk terbang di serial cartoon jaman SD dulu Dragon ball z) salah satu gurauan yang membuat kami tertawa terbahak hahahahaha.a















Setelah hampir 1 jam lebih kami melakukan pendakian di jalur cadas ini maklum lah sedikit jalan sedikit istirahat mengingat medan yang di suguhkan di sini cukup memaksa kami bertumpu tangan berjalan merayap bak cicak cicak di dinding hahahah.a banyak orang mengatakan ini adalah jalur patah hati dimana rasa penyesalan mengapa melakukan pendakian dirasakan hehehehe .e tetapi kami tidak sama sekali malah ini menambah semangat kami guna mencapai puncak., ketika kami merayap terus menerus tercium lah aroma belerang nahhh !! itu tandanya puncak tak lama lagi ... Kamipun terus merayap di lintasan patah hati ini dan YEEEAAHHH nampak lah Puncak Gn Sinabung 2460mdpl , seakan akan kami lupa rasa lelah keetika menapakan kaki di ketinggian yang mewakili ketinggian di seliruh sumatera utara ini ,kemana mata memandang terlihat jelas segala penjuru Tanah Sumatera utara ,nampak disana Kota Berastagi, dan gugusan Bukit Barisan nan indah permai Jika cuaca cerah nampaklah pula Kota Medan di kejauhan bahkan Danau 
tersohor di dunia yaitu danau Toba Juga akan nampak dari Top OF Sinabung Mountain ini ...






Tetapi Kami Terpaku Pandangan Ke arah Kawah yang Mengeluarkan Asap Debu Yang Luar Biasa banyaknya ,Kata Bg yudi selaku ranger kami “wah ini gk seperti biasanya ni uda  di pastikan pasti sinabung sedaeng erupsi” , Tetapi kami tidak panik saat itu karena memang kondisi di puncak cukup setabil sesekali suara gemuruh terdengar cukup keras di telinga, Kami tidak berani berlama-lama di puncak hanya Kurang dari 1 jam kami di puncak sekedar melepas lelah dan mengambil beberapa momen yang jarang terjadi  ini , tak lama kami di sana kabut pun mulai menyerbu menutup semua pemandangan indah nan elok dari puncak, Tetapi kami cukup tercengang dengan team pendaki lain yang 4 orang saja jumlahnya kalau tidak salah meereka malah sudah berada di puncak sejak malam tadi dengan buka tenda , salah satu dari kami pun menghampiri mereka dan bertanya kepada mereka tentang gilanya Abu Vulkanik di atas sini mereka menjawab sejak malam tadi debu ini mulai keluar kira kira Pukul 02:00 wib lebih, di puncak sudah tejadi gemuruh dan beberapa gempa vulkanik namun mereka tidak bergegas turun malah menyaksikannya entah bandel atau tidaknya kami tidak tahu yang pasti mereka memang TOPP hahaha.a jadi kami pun teringat suara gemuruh seperti pesawat terbang lewat di atas tadi malam yang kami dengar ketika kami masih di tengah hutan menuju puncak sekitar pukul 03:00 wib dan kami tanyakan soal itu ke keempat pendaki yang lebih dahulu sampai ini keetimbang kami dan jawaban mereka nah itulah suara gemuruh Kawah Sinabung mereka tertawa dan menyebutkan mana ada pesawat melewati jalur gn sinabung ini kata mereka hahaha... berarti semacam suara pesawat ... 

Tidak lama kami di puncak tepat pukul 07:45 kami memutuska turun  . ..  da waktu turun pun tidak seperti naik hehehe pastinya lebih cepat  . . . sesampai di awah (danau laukawar) kami sudah di tunggu beberapa tim sar dan kepolisian setempat serta wartawan yang hendak meliput kondisi terkini gunung sinabung sontak kami kaget dan mereka langsung tanya tanya banyak kepada kami ,dan kami pun hanya menjawab sebisa kami karena memang lagi pada kecapean hehehe tak lama kami langsung memutuskan pulang . ...  itulah sepenggal ceerita yang memang sangat berarti bagi kami  . . . setidaknya campur tangan tuhan ada pada kami saat itu dan alhamdullilah kami pulang dengan selamat ...


klik di sini untuk melihat video perjalannanya 
http://www.youtube.com/watch?v=G3Q5rNFTpbc